Jumat, 19 Agustus 2022 | 16:13 WIB
More

    Jokowi Masuk 50 Besar Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia

    sironline.id |

    BACA JUGA

    Jakarta, SirOnline.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) masuk daftar 50 besar tokoh muslim berpengaruh di dunia versi The Muslim 500 yang rilis belum lama ini. Selain Jokowi ada nama Habib Muhammad Luthfi bin Yahya dan Ketua NU Said Aqil Siradj.

    Dilansir dari Tempo, Senin, (25/7) Jokowi menduduki peringkat ke 13, Muhammad Luthfi 32 dan Said Aqil Siradj diposisi 19.

    Selain itu, ada nama sejumlah tokoh besar seperti Emir Qatar Tamim bin Hamad Al-Thani menempati urutan pertama, Raja Arab Saudi Salman bin Abdul-Aziz di tempat kedua. Kemudian di posisi ketiga ada Pemimpin Agung Iran Ayatullah Sayyid Ali Khamenei dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menempati peringkat keempat.

    Sementara itu untuk mereka yang tidak masuk 50 besar mendapat panggilan terhormat, seperti Pesepakbola asal Senegal Sadio Mane, Aktivis Malala Yousafzai, Pegulat asal Rusia Khabib Nurmagomedov, sampai tokoh Muhammadiyah Din Syamsudin.

    Predikat ini adalah yang kedua buat Jokowi sebelumnya di tahun 2021, ia menempati posisi ke 12. The Muslim 500 sendiri menyoroti sosok Jokowi sebagai presiden terpilih melawan oposisi yang mempertanyakan kepercayaan Islamnya. Saat itu dia berpasangan dengan Ulama Ma’ruf Amin sebagai wakil presiden.

    Baca: Jokowi Bertemu Delegasi IMF Bahas Situasi Perekonomian Indonesia

    The Muslim 500 diterbitkan pertama pada tahun 2009. Publikasinya disusun oleh Royal Islamic Strategic Studies Center di Amman, Yordania.

    Menurut situs resminya, Royal Islamic Strategic Studies Centre adalah entitas penelitian independen yang terafiliasi dengan Royal Aal al-Bayt Institute for Islamic Thought. Mereka memilih semua tokoh dari berbagai bidang seperti politisi, akademisi, budayawan, atlet, sampai aktivis. (rr)

    BERITA TERBARU

    Isu Pertalite Naik Rp10 Ribu Disorot Publik, Cek Faktanya Disini

    Jakarta, SirOnline.id - Tak hanya bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax yang sebelumnya naik, kini publik ramai memperbincangkan isu...

    POPULER

    BERITA PILIHAN