Bangga! Armaya Doremi Terpilih Menjadi Student Speaker di Northeastern University

84

Sironline.id – Muda dan berprestasi. Diksi ini tepat disematkan kepada Armaya Doremi. Wanita muda asal Medan Sumatera Utara ini membuktikan bahwa mimpi yang dibarengi dengan kerja keras, itu nyata adanya.

Jika melihat apa yang dicapainya hari ini, tak terlepas dari beasiswa yang diperolehnya dari Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, 3 tahun lalu. “Aku pernah bekerja dengan beliau selama 5 tahun dan berhasil membuktikan bahwa aku layak mendapatkan beasiswa ini, dan terbukti aku bisa membuat Gubernur NTT bangga dengan prestasi ini,” ungkap bungsu dari 3 bersaudara ini.

Banyak keraguan yang diterima Armaya dari orang-orang sekitar 3 tahun lalu. Saat itu Armaya tidak bisa berbahasa Inggris sama sekali, padahal beasiswa tersebut untuk studi keluar negeri. “2 hari setelah menerima tawaran beasiswa tersebut, aku langsung mendaftarkan diri untuk ikut kursus bahasa Ingrris di English First, Plaza Indonesia, Jakarta Pusat,” tukas wanita yang pernah lolos di babak Workshop Indonesian Idol 2010.

Karena menyadari kekurangan dalam bahasa inggris, selama satu tahun, Armaya giat belajar. Ketekunan berbuah manis, Armaya diterima di salah satu universitas top di Amerika, yakni Northeastern University jurusan Corporate and Organizational Commmunication. “Banyak tangis dan kesedihan dalam proses itu, tetapi aku tidak pernah menyerah walaupun banyak orang yang tidak percaya kepadaku,” kata Armaya.

Terbukti setelah studi selama 3 tahun, Armaya berhasil lulus S2 dengan nilai yang sangat baik. Tak hanya meraih nilai yang istimewa, saat acara wisuda yang berlangsung pada 8 Mei 2021 lalu, Armaya dipercaya untuk menyampaikan pidato kelulusan di Fenway Park. Ia terpilih sebagai Student Speaker karena prestasi akademiknya yang mumpuni. “Aku satu-satunya mahasiswa yang memberikan pidato di acara wisuda tersebut. Aku bersyukur terpilih dari antara ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai Negara,” ucapnya bangga.

Menjadi Student Speaker adalah impian setiap mahasiswa. “Semua mahasiswa dari berbagai jurusan mendaftar dan hanya satu orang saja yang terpilih, I’m just lucky,” katanya.

Empat bulan sebelum kelulusan, kampus memberikan kesempatan kepada siapapun yang ingin menjadi Student Speaker di acara wisuda. Armaya melalui proses seleksi yang ketat. Wanita bersuara merdu ini harus menyerahkan pidato tertulis, resume, dan link video pidato.  “Yang pasti harus lulus S2 dan punya nilai akademik yang baik serta materi pidato harus mempunyai makna dan bisa menginspirasi banyak orang,” ungkapnya tersenyum.

Judul pidato adalah kesempatan. “Inti dari pidato itu, aku mau menyampaikan bahwa  kita bisa membuka peluang dan bagaimana mengolah kesempatan itu. Kesempatan tidak datang dua kali. Jadi kalau ada kesempatan di depan mata, ambil saja walaupun tanpa persiapan. Setelah kesempatan itu kita ambil, baru kita buat rencana agar ke depannya berhasil,” terang Armaya yang merampungkan studi S1 jurusan Public Relation dari Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama). “Harus disiplin, jujur pada diri sendiri, jangan pernah menyerah dan kerja keras,” sambung Armaya tentang isi pidatonya.

Pencapaian yang diraih Armaya hari ini adalah buah dari ketekunan, kesabaran dan daya juang. ”Sekolah di luar negeri adalah kesempatan yang sangat langka dan tidak ada alasan untuk tidak menjadi yang terbaik karena kesempatan tidak datang dua kali,” katanya.

Kini dengan raihan prestasi yang istimewa, Armaya tidak ingin hanya berhasil sendiri. Ia ingin membagikan pengalaman tersebut kepada generasi muda. Karena itu, ia membentuk komunitas untuk siswa-siswa Indonesia yang ingin bersekolah di luar negeri.  Nama komunitas itu adalah  Studywitharmaya. “Komunitas ini didirikan bulan Januari lalu untuk membuka peluang kepada siswa-siswa di Indonesia yang ingin belajar dan mempertajam bahasa Ingrris. Aku sadar banyak siswa Indonesia yang ingin bersekolah di luar negeri tetapi tidak bisa berbahasa Inggris karena kurang percaya diri. Oleh karena itu, melalui Studywitharmaya, @Studywitharmaya, akun Instagramnya,  didirikan untuk membukan peluang untuk semua siswa-siswa Indonesia yang ingin belajar dan menjadi lebih maju bersama-sama,” pungkasnya.

Armaya membuktikan bahwa kemampuan bisa dilatih, asal ada kemauan. Armaya berhasil mewujudkan impian dengan kuliah di kampus impian di negeri Paman Sam. Kalau Armaya mampu, Anda pasti bisa. (des)