Nagita Slavina, Konsisten Didik Anak

188
Foto: Faisal Ramadhan/IO

 

Nagita Slavina, aktris yang juga ibu dua anak usia 8 dan 2, sadar betul pentingnya asupan nutrisi sejak 1.000 hari pertama kehidupan, dari awal kehamilan hingga anak usia dua tahun. Dengan kata lain, calon ibu harus mempersiapkan asupan nutrisi untuk anaknya sejak dalam kandungan. Nutrisi yang adekuat dibutuhkan anak, termasuk untuk kecerdasan otaknya, agar mereka tumbuh cerdas dan siap menjawab tantangan dengan kemajuan teknologi di masa mendatang.

“Gizi anak harus diperhatikan sejak masa awal kehamilan hingga anak usia dua tahun. Kita harus mempersiapkan anak-anak kita untuk 10-20 mendatang karena kecerdasan otak anak tidak bisa dibangun dalam 1-2 hari. Sebagai ibu, kita juga harus terus meng-upgrade diri agar anak-anak kita bisa tumbuh cerdas di masa depan. Jadi jangan cuma baca gosip di sosial media. Semua informasi sekarang sudah tersedia. Kita bisa mencari apa yang terbaik buat anak-anak kita, misalnya bagaimana agar mereka lebih kebal terhadap penyakit, imunitasnya tinggi,” kata Gigi, panggilan akrab Nagita, saat peluncuran HealthyWay Kids di Jakarta, Senin (19/2/2024).

Generasi Alpha

Diungkapkan, ada perbedaan signifikan dalam pola asuh terhadap kedua anaknya meski sama-sama masuk generasi Alpha, Rafathar Malik Ahmad dan Rayyanza Malik Ahmad. “Perbedaan usia mereka cukup jauh, apa yang aku lakukan ke Rafathar harus di-upgrade dalam pengasuhan Rayyanza. Saat kecil dulu Rafathar boleh makan permen, tetapi untuk si kecil, aku membatasi. Bukan strict, aku hanya memberikan sedikit-sedikit, selain membatasi makanan yang terlalu manis atau asin. Sebagai ibu, kita harus konsisten, terutama agar anak tidak tantrum. Aku juga menerapkan kepada baby sitter agar anak-anak selalu izin dulu, terutama bila mau makanan yang tidak bisa dikonsumsi terus-menerus. Misalnya makanan A bolehnya seminggu sekali, yang lain maksimal sehari sekali.”

Meski sibuk, Gigi mengakui sangat concern soal makanan untuk anak-anaknya. “Aku mau [asupan makanan] anak-anak lebih banyak protein daripada karbohidrat. Karena yang dimakan tidak menjamin anak-anak mendapat semua nutrisi yang dibutuhkan, aku biasa menambahnya dengan susu. Alhamdulillah, aku dikaruniai anak-anak yang suka banget minum susu. Namun, ada kalanya mereka tidak mau minum susu, biasanya kalau sedang tidak enak badan. Sebagai ibu, kita harus pintar memikirkan bagaimana cara agar susu tetap bisa masuk, misalnya dibuat pudding atau dicampur buah. Kita tinggal cari resepnya di internet,” tutur istri Raffi Ahmad ini. (est)