Rabu, 5 Oktober 2022 | 13:40 WIB
More

    Pengamat: Jalan Ganjar Buntu Jika Nyapres Tanpa PDIP

    sironline.id |

    BACA JUGA

    Jakarta, SirOnline.id – Pengamat politik Rocky Gerung memprediksi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak akan jadi presiden pada pemilu 2024 jika tidak diusung PDIP, lantaran pemilihan potensial Ganjar adalah pemilih partai banteng tersebut.

    Pendiri Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D) itu yakin bahwa hal tersebut sudah masuk dalam kalkulasi Ketua Umum PDIP, Megawawati Soekarnoputri. Menurutnya, Ganjar tak akan besar jika tak dibesarkan oleh PDIP.

    “Karena captive market Ganjar itu PDIP, nangkep nggak itu? Mau diusulin siapa pun kalau PDIP bilang nggak, ya Ganjar nggak akan jadi, mau nangkep dari mana? Elektabilitas dapat dari siapa? Kan itu yang dihitung oleh Ibu Mega dengan bijak,” kata Rocky Gerung, dikutip dari Detik (8/7).

    Tak hanya itu, Rocky Gerung juga menilai elektabilitas Ganjar yang tinggi di sejumlah survei pasti akan hilang jika maju tanpa PDIP. Menurut dia, NasDem yang menjadikan Ganjar sebagai salah seorang bakal capres juga mengetahui hal ini.

    “Ya pasti hilang lah, siapa yang mau pilih? Memang itu aja. Karena itu NasDem berpikir ambil Ganjar sekaligus dapat PDIP, kan itu. Sekarang PDIP bilang enggak, saya amputasi itu, siapa yang mau terima orang yang sudah diamputasi itu?” ucapnya.

    Baca: Survei PWS: Prabowo Jadi Menteri Paling Layak Maju Pilpres 2024

    Rocky Gerung mengatakan pernyataannya tidak bermaksud menghalangi Ganjar maju ke Pilpres 2024. Namun, menurutnya tidak akan mulus jalan Ganjar jika memaksakan maju tanpa PDIP.

    “Jadi gini ya, bukan saya anggap Ganjar jangan maju. Ganjar berhak sebagai warga Negara kan, cuma kalkulasinya yang konyol, jadinya tuh, ya konyol lah, gimana, PDIP tiketnya sudah fix kok,” ujarnya. (un)

    BERITA TERBARU

    BPK Ungkap Masalah Keuangan Negara Rp18 T di Semester I 2022

    Jakarta, SirOnline.id - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap 9.158 temuan yang memuat 15.674 permasalahan sebesar Rp18,37 triliun dalam laporan...

    POPULER

    BERITA PILIHAN