Filosofi Karpet Merah Seorang Prabowo Subianto

67
Filosofi-Karpet-Merah-Seorang-Prabowo-Subianto
(Sumber: Instagram @bachren.71)

Jakarta, SirOnline.id – Sejak dulu, karpet merah dianggap melambangkan status sosial yang tinggi. Menurut Sonet Stanfill, kurator senior Museum Victoria & Albert kepada BBC Culture, warna merah sudah sejak lama dikaitkan dengan gengsi, keluarga kerajaan, dan aristokrasi.

Di zaman Yunani ‘kesakralan’ warna tersebut sudah terlihat melalui jalan-jalan yang ditutupi karpet merah, yang hanya boleh dilalui para raja dan keluarganya.

Filosofi karpet merah hanya diperuntukkan untuk para petinggi ini, rupanya dipahami betul oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Pada forum G20 di Bali yang baru saja usai, jika mata jeli melihat, Prabowo selalu berjalan di sisi karpet merah saat mendampingi para pemimpin negara. Bukan berjalan di atasnya.

Apa yang dilakukan Prabowo tersebut menyiratkan bahwa ia menyadari dirinya yang harus menjaga adab dan sopan santun di setiap langkahnya. Dan yang tidak kalah penting tentu saja menjaga nama baik sebagai tuan rumah di acara besar sekelas G20.

Baca: Prabowo Ungkapkan Cita-citanya Berikan Kenangan Baik untuk Generasi Penerus

Prabowo tidak sungkan menunjukkan kerendahan hatinya, meskipun ia memiliki jabatan memimpin kementerian, dan sebagai ketua umum sebuah partai berpengaruh di tanah air. Prabowo sangat paham kapasitasnya meski tidak ada sorotan kamera.

Melalui hal kecil yang nampaknya ‘tidak penting’ ini, Prabowo justru telah menunjukkan sosok pemimpin seperti apa yang dibutuhkan bangsa ini.(ra)