Selasa, 6 Desember 2022 | 07:54 WIB
More

    Bangunan BUMN Pertahanan Dahana Seperti Rumah Teletubies, Ini Alasannya

    sironline.id |

    BACA JUGA

    Subang, SirOnline.id – Bangunan kantor pusat PT Dahana yang berlokasi di Cibogo, Subang, Jawa Barat sekilas nampak unik, bahkan terlihat seperti rumah program anak-anak Teletubies.

    Ternyata, rahasia dibalik keunikan bangunan tersebut, tersimpan sejumlah teknologi yang ramah lingkungan hingga diganjar beberapa penghargaan.

    Hal itu dilakukan guna mewujudkan dekarbonasi, mengimplementasikan program Indonesia bersih.

    Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dahana Suhendra Yusuf RPN, menuturkan, berbagai hal telah dilakukan Dahana untuk mendukung Indonesia bersih.

    “Dari pembangunan kantor manajemen usat yang menggunakan konsep green building, produk ramah lingkungan, penanaman pohon, hingga penggunaan waste oil sebagai substitusi solar dalam aktivitas perusahaan kami lakukan,” ujar Yusuf, Kamis (21/7).

    Sejak awal dibangun di Subang, Dahana telah membangun area perkantorannya dengan konsep green building yang mengacu pada Panduan Teknis Perangkat Penilaian Bangunan Hijau atau disebut Greenship yang dikeluarkan oleh Green Building Council Indonesia (GBCI).

    Dahana
    (Sumber: Dok Dahana)

    Tak hanya itu, bangunan tersebut telah mendapat berbagai penghargaan dari dalam dan luar negeri, seperti penghargaan bangunan BUMN terbaik dari Kementerian BUMN hingga ASEAN Energy Award 2013 dari kategori Gedung Hemat Energi.

    “Selain itu, gedung ini juga diganjar dengan sertifikat green building level platinum (level tertinggi), yang telah memenuhi standar green concept meliputi standar bangunan tahan gempa, keamanan untuk kebakaran gedung dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas” kata dia.

    Baca: Berawal dari ‘Proyek Menang’ Kini Bantu Wujudkan Kemandirian Alutsista di Tanah Air

    Beberapa konsep _green building_tersebut, juga diaplikasikan pada Kampus Dahana antara lain, konsumsi energi yang sangat rendah, sumber air yang diolah secara mandiri dari air hujan dan kondensasi AC, penggunaan lampu yang minim, penggunaan dual flush yang menggunakan air daur ulang, penggunaan keran air sistem tekan yang dapat menutup sendiri, fasilitas pedestrian yang teduh dengan tanaman rambat hingga ke jalan utama.

    Selain itu, ada zero run off yang mengalirkan air hujan ke kolam ikan, dan landscape menggunakan tanaman hasil budidaya di sekitar proyek, 60 persen area hijau termasuk atap hijau, hingga gedung tahan gempa, sistem penanganan kebakaran yang ketat, dan memfasilitasi akses untuk penyandang disabilitas. (irv)

    BERITA TERBARU

    POPULER

    BERITA PILIHAN