Rabu, 5 Oktober 2022 | 13:25 WIB
More

    Ayoternak.id, Connecting the Dots Sektor Peternakan

    sironline.id |

    BACA JUGA

    Jakarta, SirOnline.id – Transformasi digital dan perkembangan teknologi semakin memberi kemudahan kepada masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan. Interaksi tatap muka atau mobilitas tinggi semakin diminimalisir dengan adanya perkembangan tersebut. Kini, para penyedia jasa semakin berlomba untuk memberikan pelayan paling efektif dan efisien kepada konsumen, salah satunya aplikasi AyoTernak.id.

    Ayoternak.id merupakan sebuah aplikasi yang berfungsi untuk menghubungkan para peternak pertama dengan konsumennya. “Ayoternak.id ini adalah aggregator dan penghubung para peternak pertama dengan konsumen. Jadi, kalau kita bicara connecting dots, kami memiliki fungsi untuk menghubungkan antara titik-titik peternakan yang selama ini terpisah,” jelas Abbi Ap Darmaputra, founder AyoTernak.id, saat ditemui redaksi SirOnline.id di Indo Livestock 2022 Expo dan Forum, JCC Jakarta, Rabu (6/7).

    “Peternakan itu unik, orang tuh rata-rata ternak di gunung atau di tempat-tempat yang jauh. Sementara, kebutuhan utamanya ada di kota, kita coba menghubungkan satu demi satu, mulai dari supplier-supplier hingga ke konsumen,” tambahnya.

    Aplikasi ini diharapkan dapat membangun ekosistem yang lebih efisien serta memberikan keamanan bagi para peternak maupun pembeli. Ayoternak.id dilengkapi dengan sejumlah fitur dan platform yang memungkinkan bagi para anggota yang bergabung untuk mendapatkan panduan, pengarahan, dan pembelajaran mengenai dunia peternakan.

    Dengan demikian, para anggota dapat dengan mudah memilih langkah-langkah apa saja yang harus diambil terkait jika ingin terjun dalam bidang ini.

    Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Nasrullah mengapresiasi keberadaan AyoTernak.id. Nasrullah menyebut aplikasi ini sebagai bentuk terobosan dalam sektor peternakan.

    “Saya bangga dan senang dengan adanya ini (AyoTernak.id), karena bukan hanya produk, tapi juga konsultasi, ada ternaknya, kandangnya, konsultasi kesehatan, konsultasi produksi, kemudian layanan market. Saya kira ini tinggal ditingkatkan dan konsisten,” ungkap Dirjen.

    “Suka tidak suka harus ditanamkan IOT (Internet of Thinking) dan sejenisnya telah menjadi keharusan dalam industri saat ini, termasuk industri peternakan. Dan tentunya terobosan ini, teman-teman di AyoTernak.id tinggal menambahkan variasi-variasi produk dan layanannya,” tambah Nasrullah. (nhn)

    BERITA TERBARU

    BPK Ungkap Masalah Keuangan Negara Rp18 T di Semester I 2022

    Jakarta, SirOnline.id - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap 9.158 temuan yang memuat 15.674 permasalahan sebesar Rp18,37 triliun dalam laporan...

    POPULER

    BERITA PILIHAN

    Kecanduan Gadget Picu Depresi

    Kontribusi Sektor Pertanian Meningkat Saat Pandemi

    Wajah Cerah Berkat Teknologi Picoway