More

    Data 16,2 Juta Peserta BPJS Kesehatan Bermasalah

    BACA JUGA

    sironline.id, Jakarta – Data Kementerian Sosial mencatat ada 16,2 juta data peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang bermasalah. Salah satunya mengenai Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda. Kemensos akan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk mengatasi masalah tersebut.

    Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kemensos Andi Dulung mengatakan, “Kemarin kami sudah cek terus dengan Dukcapil, tinggal ada 10 juta dengan Dukcapil yang masih belum clear (bersih) NIK-nya dan ini terus kami perbaiki,” katanya, Senin (2/9).

    Peserta PBI idealnya sebanyak 96,8 juta orang dan seluruh peserta seharusnya berada dalam basis data terpadu Kemensos.  Andi mengatakan Kemensos melakukan pembaruan data itu hampir setiap bulan. Hasil pembaruan digunakan untuk menonaktifkan peserta yang tak masuk dalam data terpadu Kemensos.

    Kemensos telah menonaktifkan 4,5 juta peserta PBI pada Agustus ini melalui Surat Keputusan (SK) menteri. Jumlah tersebut selanjutnya diisi oleh orang yang tercatat dalam daftar terpadu Kemensos, namun belum mendapat fasilitas BPJS Kesehatan.  Bulan depan rencananya Kemensos kembali memasukkan 2 juta anggota PBI baru untuk menggantikan anggota yang telah dinonaktifkan sebelumnya.

    Masalah data ini ditargetkan bisa diselesaikan tahun ini. Kemensos juga sedang menyiapkan langkah mitigasi jika ditemukan anggota BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan ternyata masih mendapatkan fasilitas PBI.  “Maka ini dimungkinkan masuk kembali asal dilaporkan kembali jadi anggota PBI,” katanya.

    BERITA TERBARU

    Menhan Prabowo Tegaskan Pentingnya Ketahanan Nasional

    Malang, SirOnline.id - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto memberikan kuliah umum bertajuk “Urgensi Ketahanan Nasional dalam Kepemimpinan Nasional”...

    POPULER

    BERITA PILIHAN