Sabtu, 26 November 2022 | 18:48 WIB
More

    Menikmati Segelas Kopi dengan Suguhan Pemandangan Ngarai Sianok

    sironline.id |

    BACA JUGA

    sironline.id, Bukittinggi – Pernahkah terpikirkan sebelumnya dibenak Anda untuk menyeruput secangkir kopi nikmat sambil pemandangan mata Anda dimanjakan oleh pemandangan hijau perbukitan? Semuanya bisa Anda rasakan di Taruko Café di Bukittinggi. Ini merupakan kunjungan saya pertama kali di daerah ini. Sesampainya di Bukittinggi saya pun bertanya tentang dimana sebenarnya lokasi Taruko Café & Resto yang tersohor itu. Rupa-rupanya cukup jauh dari kota, mungkin kira-kira sekitar 15 sampai 20 menit. Jalan menuju tempat ini ternyata cukup ajaib juga bagi saya. Untuk menuju ke sana yang berada tepat di dasar lembah yang masih merupakan gugusan Ngarai Sianok dan Tabiang Takuruang. Kendaraan kami harus menuruni jalan-jalan berbatu. Dari atas ke bawah dan sedikit berkelok-kelok. Di kiri dan kanan pemandangan yang disungguhkan membuat mata saya terasa sangat segar. Jalan menuju ke sana saja sudah membuat bahagia, bagaimana lagi jika sudah sampai ke sana, itulah pernyataan singkat yang saya ungkapkan di dalam hati.

    Mobil yang saya tumpangi berhenti di sebuah jalan kecil yang sudah banyak berjejer mobil-mobil pengunjung lainnya. Masuk ke dalam café, interiornya dengan menggunakan bahan kayu sehingga angin bisa masuk berhembus bebas. Saat itu pengunjung sedang ramai-ramainya, di sudut kanan terdapay live music akustik yang menambah harmoni yang menyenangkan. 360 derajat dari kafe ini adalah pemandangan hijau yang berlapis dan saya sangat terpukau dengan keindahanya yang tidak pernah saya temui di wilayah lain. Karena hari sudah siang, maka saatnya saya menikmati segelas kopi.

    Saya memesan Taruko Coffee yang ternyata adalah kopi tubruk hitam pekat khas seduhan masyarakat tradisional Indonesia. Seketika serasa kembali ke masa kecil, secangkir kopi tubruk dengan pemandangan desa adalah déjà vu yang tentunya menghadirkan rindu kampung halaman. Selain Taruko Coffee, ada beberapa menu kopi lainnya, mulai dari black coffee hingga espresso base. Tapi saya tidak melihat menu manual brew di sini. Mungkin Taruko Café & Resto lebih tepat dikatakan kafe ketimbang coffee shop. Tak hanya kopi, saya juga memesan satu piring buah-buahan segar. Hal itu lantaran suasana alam yang sejuk dan segar, saya pun menginginkan asupan yang segar pula untuk perut saya. Nikmatnya! Namun, bagi Anda yang ingin memesan makanan utama, mereka juga menyediakan makanan khas Indonesia seperti gado-gado dan juga makanan khas minang seperti, Nasi Dendeng Batokok. Tidak hanya itu, bagi Anda yang ingin menikmati makanan bule, menu makanan pasta, hingga pizza pun ada di kafe ini, sungguh menu yang lengkap.

    Meski tempatnya cukup banyak dikunjungi turis, harga ragam menu yang ditawarkan Taruko Café & Resto sesuai dengan kantong. Malah murah menurut saya kalau mengingat sepaket pemandangan yang diberikan kepada pengunjung yang datang ke kafe ini. Intinya, Taruko Café & Resto adalah sebuah destinasi kuliner yang tak boleh Anda lewatkan jika mampir ke Bukittinggi. Kapan lagi bisa makan dan minum dengan pemandangan yang membuat hati bahagia, dan juga perut gembira? Saya saja masing ingin kembali lagi karena merasa tak puas berlama-lama di saat kunjungan pertama. (maa)

     

     

    BERITA TERBARU

    POPULER

    Kisah Para Bangsawan di Bukit Siguntang

    Long Beach, Pantai Pasir Pink yang Memesona

    Mari Belajar Sejarah di Candi Borobudur

    BERITA PILIHAN