Mega Minta Kader Banteng Solid  

65
Mega, Puan dan Prananda di kongres PDIP

Sironline, Bali – Kongres Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kelima dengan tema Solid Bergerak untuk Indonesia Raya digelar lebih cepat dari rencana sebelumnya.

Sebagai pucuk pimpinan partai berlambang banteng moncong putih itu, Megawati merasa perlu mempercepat kongres karena ia melihat adanya gejala disintegrasi yang sistematis terjadi selama pemilu 2019. Menurut kajian pusat data analias PDIP, fenomena tersebut hampir mengoyak persatuan dan kesatuan bangsa.

Mega menyebut tahun depan akan agenda pemilu kepala daerah serentak 2020 dimana pemilihan Gubernur di 9 provinsi, pemilihan bupati di 224 kabupaten (32 provinsi) dan pemilihan Walikota di 37 kota (18 Provinsi).

Pasca pemilu ia mengharap kader PDIP kembali membangun semangat kebangsaan dalam kebersamaan. Disamping itu, pada Kongres V ini ia berharap kader-kader PDIP menemukan jalan perubahan yang lebih dalam dari sekadar regenerasi.

“Ke depan kita harus kembali solid. Jika kita solid, dipastikan setengah pertarungan politik sudah dimenangkan. Selama solid kita tidak akan ditinggalkan rakyat. Sebagai kader partai berideologi Pancasila jangan mengeluh, karena mengeluh mengeluarkan setengah energi,” imbuh Presiden ke-5 RI ini.

Mega pun membakar semangat kadernya jika mereka tidaklah berjuang sendirian. Menurutnya, ada Bung Karno ikut berjuang bersama para kader demi rakyat. Ia berpesan agar kader jangan sampai ingkar pada rakyat.

“Setialah pada rakyat sebagai sumbermu. Jadikan kesetiaan menjadi energi positif. Bangkitlah banteng-banteng seluruh Indonesia. Dengan jiwa Pancasila. Bergerak dengan solid demi pengabdian pada tanah air dan bangsa Indonesia,” paparnya. (D. Ramdani)