Himmatul Aliyah: Karang Taruna Harus Jadi Penguat Nilai-Nilai Pancasila Di Masyarakat

22

siroline.id – Jakarta – Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Himmatul Aliyah mengatakan, Organisasi Karang Taruna (OKT) harus menanamkan nilai-nilai Pancasila di setiap kegiatan dan perjuangannya. Sebab, OKT memiliki peran penting dalam memperkuat kepemudaan di masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Himmatul saat menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika) bersama Pengurus Kota (PK) Karang Taruna Jakarta Pusat, di Gedung Serbaguna DPR RI, Jakarta, Kamis (26/11/2020).

“Saat ini kita rasakan mudahnya budaya yang merusak kebiasaan-kebiasaan bagi pemuda khususnya Karang Taruna dalam mengabdi dan menjalankan tugas mulia di masyarakat,” kata Srikandi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini.

OKT sebagai pilar pemuda, lanjut Himmatul, juga harus memahami permasalahan kebangsaan dan mampu melakukan yang terbaik bagi bangsa Indonesia. Tidak hanya itu, OKT harus membumikan ideologi Pancasila sebagai program pendekatan kepada pemuda.

“Pemuda Karang Taruna tidak jauh berbeda dengan organisasi lain yang tentu memiliki peran yang sama,yaitu penerus tonggak kepemimpinan masa depan,” lanjut Legislator daerah pemilihan (Dapil) Provinsi DKI Jakarta II ini.

Himmatul Aliyah: Karang Taruna Harus Jadi Penguat Nilai-Nilai Pancasila Di Masyarakat

Himmatul Aliyah Saat Foto Bersama Dengan Peserta Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

Himmatul menegaskan, Anggota OKT wajib merawat dan menjaga bangsa Indonesia melalui kegiatan yang positif, serta mampu melawan isu-isu yang merusak kebangsaan dan kepemudaan.

“Generasi muda Karang Taruna merupakan penerus yang harus memahami dengan benar nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan. Sehingga, tidak terpengaruh paham-paham yang akan merusak keutuhan bangsa,” tegas Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI.

Dengan begitu, Himmatul mengajak seluruh Anggota OKT untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang dapat memecah belah bangsa Indonesia.

“Mari kita semua menjaga keutuhan bangsa ini, hindari caci-mencaci dan mengedepankan kebaikan-kebaikan kepada sesama. Jangan mudah terprovokasi, persatuan dan keutuhan bangsa ini harus diutamakan. Apa lagi saat pandemi Covid-19 ini, semua komponen masyarakat harus bergotong-royong agar pandemi ini bisa cepat teratasi,” ujar Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen DPR/MPR RI ini.