MAKI Dorong SBY Imbau Lukas Enembe Patuhi Panggilan KPK

11
Papua Governor’s lawyer claim his client gambles at casino to “seek entertainment”
Lukas Enembe (memakai masker) saat berjudi. (Sumber: Detik)

Jakarta, SirOnline.id – Kasus korupsi yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe terus bergulir. Enembe tercatat belum kunjung memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman pun mendorong Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mengimbau Lukas Enembe menghadiri pemeriksaan di KPK. Enembe merupakan kader Partai Demokrat yang kini menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Papua 2022-2027.

“Saya memohon pada pak SBY untuk bersedia memberikan arahan atau imbauan kepada pak LE (Lukas Enembe) selaku gubernur juga pengurus Demokrat Papua, ketuanya bahkan ya untuk menghadiri pemeriksaan,” ujar Boyamin, dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (28/9).

Boyamin menyebut, Enembe seharusnya datang saja ke Kantor KPK. Menurutnya, lembaga antirasuah itu bakal melakukan pemeriksaan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Jika benar Enembe sedang sakit, maka pemeriksaan pasti akan ditunda.

Baca: Pengacara Klaim Kegiatan Judi Enembe untuk Refreshing

“Nanti kalau memang sakit ya diberobatkan,” katanya.

KPK sebelumnya menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka atas penerimaan suap. Kemudian, baru-baru ini KPK menyatakan bakal mengembangkan kasus tersebut ke arah Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) lantaran Enembe diduga telah menyamarkan atau membelanjakan tersebut melalui transaksi perjudian di sebuah kasino bernilai ratusan miliar rupiah. (un)