Litbang Kompas: Masyarakat Nilai Kualitas Demokrasi Indonesia Memburuk

52
demonstrasi
Ilustrasi demonstrasi. (SirOnline/Jessica)

Jakarta, SirOnline.id – Survei nasional Litbang Kompas menyebut mayoritas responden menilai kualitas demokrasi di Indonesia cenderung memburuk.

Melansir CNN Indonesia, Senin (19/9), survei yang melibatkan 504 responden dari 34 provinsi Indonesia itu memotret demokrasi tahun 2021 dan 2022. Dilakukan sepanjang 6-9 September 2022, 37,7 responden survei menjawab kualitas demokrasi di Indonesia tahun ini lebih buruk dari tahun sebelumnya.

Sementata, 23,2 persen responden lain menjawab sama baiknya. Kemudian, 20,3 persen responden menjawab semakin baik. 13,9 persen responden menjawab sama buruknya dan sisanya, 4,9 persen responden menjawab tidak tahu.

Selain itu, Litbang Kompas juga menunjukkan beberapa alasan penghambat demokrasi. 43,2 persen responsen menjawab korupsi di urutan pertama.

Baca: Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra Tutup Usia

Selanjutnya pada posisi kedua, 21,8 persen responden menyebut keterpurukan ekonomi menghambat demokrasi Tanah Air. Sementara untuk urutan ketiga, 21,5 persen responden mengatakan perlakukan tidak sama di depan hukum juga menjadi penghambat demokrasi di Indonesia. (un)