Balas China, Taiwan Akan Gelar Latihan Militer Anti-Pendaratan

16
militer taiwan
Sebuah pesawat Angkatan Udara di bawah Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) lepas landas untuk latihan militer di perairan sekitar Taiwan. (Sumber: Reuters)

Jakarta, SirOnline.id – Juru bicara Korps Angkatan Darat Kedelapan Taiwan Lou Woei-jye mengatakan pihaknya akan mengadakan latihan militer minggu ini yang mensimulasikan pertahanan pulau itu dari invasi China. Latihan ini akan digelar seiring Beijing melanjutkan latihan militernya di sekitar Taiwan.

“Kami akan berlatih gerakan balasan terhadap simulasi serangan musuh di Taiwan,” ujar Lou Woei-jye dikutip dari detik, Selasa, (9/8).

Lou menjelaskan latihan tersebut akan mencakup pengerahan ratusan tentara dan sekitar 40 senjata howitzer.

Taiwan secara rutin menggelar latihan militer yang mensimulasikan invasi China. Bulan lalu, Taiwan melakukan latihan memukul mundur serangan dari laut dalam “operasi pencegatan bersama” sebagai bagian dari latihan tahunan terbesarnya.

Sebelumnya, China telah mengumumkan latihan militer lanjutan di sekitar Taiwan pada hari Senin (8/8). China menolak seruan untuk mengakhiri latihan terbesarnya yang mengelilingi pulau itu.

Dilansir dari detik berdasarkan laporan kantor berita AFP, latihan militer China telah dimulai sejak Kamis (4/8), sehari setelah kunjungan kontroversial Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi ke Taiwan. Latihan itu semula diperkirakan akan berakhir pada hari Minggu (7/8).

Baca: China-Taiwan Memanas, Ini 7 Fakta Situasi 24 Jam Terkahir

“Tentara Pembebasan Rakyat China terus melakukan latihan dan pelatihan praktis bersama di laut dan wilayah udara di sekitar pulau Taiwan, dengan fokus pada pengorganisasian operasi anti-kapal selam dan serangan laut bersama,” kata komando timur militer China dalam sebuah pernyataan.

Beijing telah mengerahkan jet tempur, kapal perang, dan rudal balistik dalam apa, yang oleh para analis digambarkan sebagai praktik untuk blokade dan invasi ke Taiwan. (rr)