Rory Wardana, Selalu Hadirkan Karya dengan Sentuhan Kain Nusantara

130

Glorius Oktora Wardana adalah nama lengkap pria yang lahir di Surakarta, 28 Oktober 1980. Namun, publik lebih mengenal dengan nama Rory Wardana.

Dikatakan Rory, ia menjadi desainer secara ototidak, karena berasal dari keluarga seni. “Almahrum papa pengrajin batik dan almahrum eyang pengrajin aksesoris Jawa seperti bros kebaya, giwang Jawa dan lain-lain,” cerita Rory yang mulai berkarya dari tahun 2000 ini.

Pria yang menyelesaikan studi S1 Fakultas Sejarah dari Universitas Sebelas Maret, Solo, Jawa Tengah ini mengaku tidak ada tantangan berarti dalam berkarya. Hal ini karena semua dikerjakan dengan hati. “Jadi semua saya lalui dengan happy,” tukasnya tersenyum.

Dalam menghasilkan beragam karya yang istimewa, Rory terinspirasi dari tokoh wayang dan tokoh kerajaan kuno Nusantara, seperti Hayam Wuruk, Samudra Pasai, Durganini, dan masih banyak lagi.

Karya Rory hadir dengan brand Poesponingrat. Keistimewaan desain buatannya adalah setiap karya selalu diberi sentuhan kain Nusantara atau pun aksesoris dari Sabang  hingga Merauke.

Diakui Rory, selama 20 tahun membangun karya, masa pandemi ini merupakan fase tersulit. “Puji Tuhan 2 bulan terakhir ini sudah mulai ada yang masuk untuk order busana untuk akad nikah maupun pemberkatan, di sinilah saya mulai lagi untuk bangkit dan berkarya,” ungkap Rory yang tahun ini mendapat penghargaan dari Asosiasi Pariwisata Nasional dalam Kategori Local Hero 2020.

Dalam membesarkan usahanya, fase suka duka sudah dilewatinya. “Sukanya bisa bertemu banyak orang, bisa paham karakter orang melalui busana. Juga memiliki kebanggaan bila karya kita digunakan oleh orang penting, baik Artis dalam negeri atau luar negeri,” kisahnya. Namun, ada juga dukanya. “Dukanya bila baju harus diutak atik lagi padahal waktu terbatas. Karena karya busana kita diproses dengan manual bukan mesin fotocopy,” sambungnya.

Tips dua dekade bertahan dalam bisnis adalah selalu up to date model dalam berkarya dan tepat waktu serta ramah pada klien.

Mengakhiri pembicaraan dengan Independent Observer, Rory ingin memiliki gerai di seluruh dunia dengan brand Rory Wardana Poesponingrat. “Saya ingin karya yang bercirikan Indonesia seperti batik, songket, tapis, tenun bisa mendunia. Doakan ya,” tutupnya. (des)