Dapat Opini WTP, Pengelolaan Keuangan Kementerian Kelautan dan Perikanan Akuntabel

3

Jakarta – Hasil laporan keuangan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk tahun 2019. Prestasi ini merupakan opini WTP pertama bagi Edhy Prabowo sejak memimpin KKP.

Penyerahan hasil laporan pemeriksaan disampaikan langsung oleh Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara IV, Isma Yatun kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo di Gedung Mina Bahari III, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2020).

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran KKP yang telah bekerja keras meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan yang akuntable dan transparan. Terima kasih juga untuk BPK atas bimbingan dan arahan kepada jajaran kami,” tutur Menteri Edhy dalam pidatonya di acara penyerahan.

Melalui pesan pantun yang apik, Menteri Edhy menargetkan KKP kembali mendapat opini serupa di tahun depan. “Pulang mudik lewat Cipali. Kena macet cuma sesekali. Kerjasama yang baik perlu digali. Tahun ini dan tahun depan WTP kembali,” kata Edhy, yang disambut tepuk tangan para hadirin.

Untuk mempertahankan opini WTP ini, Menteri Edhy meminta jajarannya terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan KKP dan segera menindaklanjuti rekomendasi temuan pemeriksaan BPK.

Menteri Edhy mengaku pihaknya sangat terbuka dengan koreksi dari BPK. “Apabila ada yang tidak benar, segera kami dikoreksi bu, jangan ragu. Rumah KKP sangat terbuka bagi semua anggota KKP yang bisa melihatnya secara transparan. Inilah prinsip keterbukaan yang kami pegang teguh,” tegasnya.

Sementara itu, Isma Yatun memberikan apresiasi karena KKP berhasil mempertahankan opini WTP, setelah tahun 2016 dan 2017 mendapat disclaimer. “BPK memberikan opini WTP dan prestasi ini akan menjadi momentum untuk lebih mendorong terciptanya akuntabilitas, belanja, persediaan, dan aset tetap,” ujar Isma.

Isma meminta adanya inovasi teknologi dalam pengelolaan anggaran di KKP. Pasalnya, pemeriksaan BPK di masa mendatang akan banyak memanfaatkan teknologi informasi, khususnya pada masa pandemi ini.

(mdp)