Perluas Kriteria Pemeriksaan Awal untuk Cegah Penularan Covid-19

9
Terlalu sering pakai hand sanitizer bisa bikin kulit kering, paling baik cuci tangan pakai sabun. Foto: M. Aslam Iqbal

 

Hingga Rabu (11/3/2020), juru bicara pemerintah dalam penanganan Covid-19, dr. Achmad Yurianto, menyatakan jumlah pasien yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Indonesia, bertambah menjadi 34 orang, satu di antaranya meninggal. Kesiapsiagaan Indonesia dalam mencegah dan menanggulangi penularan harus semakin masif karena gejala penyakit ini tidak spesifik.

Gejala penularan Covid-19 tidak jauh berbeda dengan gejala flu pada umumnya, meliputi batuk, demam, sakit kepala, tenggorokan sakit dan sulit menelan, badan lemas, serta hidung tersumbat. Belum ada obat spesifik yang digunakan untuk mengobati Covid-19. Perawatan yang dilakukan saat ini hanya untuk mengatasi gejala yang muncul.

Ketua Departemen Mikrobiologi Klinis Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dr. R. Fera Ibrahim, Sp.MK(K), MSc, PhD, menyatakan bahwa deteksi dini pada pasien yang terinfeksi SARS-Cov tipe 2, virus penyebab Covid-19, penting dilakukan agar pengendalian infeksi bisa optimal. Karena itu, spesimen harus diambil sedini mungkin dalam proses perjalanan penyakit.

dr. R. Fera Ibrahim, Sp.MK(K), MSc, PhD. Foto: Esti/IO

“Spektrum gejala dari penyakit (Covid-19) amat luas, dari yang bergejala sampai tidak bergejala. Ini akan memengaruhi dalam pengambilan spesimen. Untuk itu, kriteria pemeriksaan (pasien dalam pengawasan) harus diperluas, tidak hanya yang bergejala,” ujar dr. Fera, yang juga menjabat Kepala Pusat Riset Virologi dan Kanker Patobiologi FKUI, dalam seminar bertema “Covid-19 Positif di Indonesia, Bagaimana Selanjutnya?” yang digelar di Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Ditambahkan, orang yang dalam pengawasan dan harus diperiksa spesimennya, yakni memiliki riwayat perjalanan dari negara ataupun wilayah dengan kasus Covid-19 ataupun mereka yang punya riwayat berinteraksi dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Langkah tersebut perlu dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan untuk mencegah meluasnya penularan virus.

Hand Sanitizer Bikin Kulit Kering

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Program Studi Magister Kesehatan Kerja di Departemen Ilmu Kesehatan Komunitas FKUI, Dr. dr. Dewi Sumaryani Soemarko, Sp.OK, MS, menjelaskan bahwa risiko kematian dari penularan Covid-19 tidak sebesar penularan SARS dan MERS. SARS yang muncul pada 2002 di Cina dan Hong Kong, jumlah kasus mencapai 8.098, meninggal dunia 774 orang, Case Fatality Rate (CFR) 9,6 persen. MERS pada 2012 yang menjangkiti 2.494 orang, tetapi angka kematian cukup tinggi, 858 orang, CFR-nya 34,4 persen.

Sementara itu, Covid-19 tercatat per 1 Maret 2020 mencapai 87.137 kasus dengan jumlah kematian mencapai 2.981 orang. Angka kematian ini terlihat sangat tinggi, tetapi bila dibandingkan dengan jumlah kasus, CFR hanya 3,4 persen.

Meski demikian, Covid-19 sangat berisiko pada kelompok rentan, terutama mereka yang berusia lanjut. Mengutip data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), angka kematian akibat Covid-19 terutama pada lansia di atas 60 tahun. Selain itu, kematian ditemukan biasanya pada orang dengan riwayat penyakit penyerta, seperti penyakit kardiovaskular (13,2 persen), diabetes (9,2 persen), dan hipertensi (8,4 persen).

“Kasus (Covid-19) ini banyak menimbulkan kematian pada lansia disebabkan daya tahan tubuh mereka bisa dibilang kembali seperti balita. Kelompok usia lanjut juga lebih rentan terinfeksi virus penyebab Covid-19 dan lebih lama dalam proses penyembuhan karena bisa menyebabkan komplikasi penyakit lain,” kata dr. Dewi.

Selain menghindari keramaian, dirinya menekankan pencegahan Covid-19 dengan mengadopsi pola hidup bersih dan sehat (PHBS), yakni mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, konsumsi makanan bergizi, cukup istirahat, dan berolahraga. Selain itu, saat batuk atau bersin, biasakan menutup mulut dengan tisu atau siku bagian dalam agar droplet alias percik renik tidak menempel ke mana-mana.

“Coba menjauh dengan jarak satu meter bila ada orang yang batuk atau bersin-bersin. Sehabis bepergian, biasakan cuci tangan, tetapi hati-hati bila sering memakai hand sanitizer karena bisa bikin kulit kering. Pada mereka yang diabetes, kulit kering mudah menyebabkan luka. Karena itu, jangan lupa gunakan pelembap setiap sebelum tidur,” katanya lagi.  (est)