Pentingnya Vaksin Influenza Saat Wabah Covid-19 bagi Atlet

27
Acara jumpa pers “Sosialisasi Covid-19 dan Manfaat Vaksinasi Atlet” di Jakarta, Jumat (7/3/2020).

 

Sejak akhir Desember lalu hingga kini infeksi Covid-19 terus menyebar ke seluruh dunia. Indonesia menjadi negara ke-68 yang mengonfirmasi kasus infeksi Covid-19. Namun, Presiden Olimpiade IOC telah menyampaikan secara resmi bahwa Olimpiade Tokyo 2020 tetap berjalan sesuai waktunya.

“Di situs resminya Presiden IOC telah menyampaikan secara resmi bahwa Olimpiade Tokyo 2020 tetap berjalan tepat pada waktunya dan semoga lebih banyak atlet Indonesia yang lolos kualifikasi,” ujar Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, saat membuka “Sosialisasi Covid-19 dan Manfaat Vaksinasi Atlet” yang diselenggarakan Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kesehatan Olahraga Nasional (PPITKON) Kementerian Pemuda dan Olahraga RI bekerja sama dengan Satgas Imunisasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) dan Sanofi Pasteur Indonesia di Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Alih-alih takut, Otto menekankan pentingnya kewaspadaan terkait Covid-19 karena keselamatan dan kesehatan atlet adalah investasi, tidak terbatas di Olimpiade Tokyo, tetapi hingga multievent lain termasuk Olimpiade Indonesia 2032. Diakui, salah satu penyakit menular yang umum menyerang atlet adalah influenza.

Dalam kesempatan yang sama, dr. Anshari Saifuddin, Sp.PD, menyebut bahwa penularan virus influenza sangat mudah terjadi melalui udara (aerosol), percikan ludah (droplet) dan kontak langsung dengan mereka yang infeksius. Vaksinasi influenza dibutuhkan atlet agar terhindar dari penyakit infeksi virus influenza yang dapat memengaruhi prestasi, stamina, dan performanya saat menjalani berbagai pertandingan.

Vaksin influenza termasuk dalam vaksin yang disarankan ketika seseorang akan bepergian ke luar negeri. Ketika dunia sedang dilanda wabah Covid-19, pemberian vaksin ini menjadi lebih penting lagi. Vaksin influenza memang tidak bisa mencegah Covid-19 tetapi bisa melindungi seseorang dari virus influenza dan juga mencegah kerancuan gejala. “Gejala influenza mirip dengan Covid-19, jadi kalau sudah divaksin dan muncul gejala, bisa dipastikan itu bukan flu,” kata dr. Anshari.

Vaksinasi juga bermanfaat mencegah biaya yang tidak perlu dari pemeriksaan kesehatan, terutama tes Covid-19, ketika muncul gejala. Influenza berbeda dengan salesma atau jenis batuk pilek biasanya. Gejala utama yang terjadi adalah demam tinggi yang terjadi mendadak disertai sakit kepala, nyeri, dan pegal. Gejala lain seperti pilek, batuk, dan bersin kadang terjadi. “Vaksin influenza juga akan melindungi dari penyakit flu. Kalau kita sakit flu, tubuh juga lebih rentan terinfeksi virus lain, termasuk Covid-19,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemberian vaksin influenza merupakan bentuk perlindungan tidak langsung dari wabah Covid-19. Vaksin influenza dibutuhkan oleh orang yang berisiko tinggi, seperti lansia, anak-anak, dan juga atlet. Atlet termasuk kelompok yang dianggap rawan terkena penyakit menular karena paparan peralatan olahraga yang sama, berada di ruangan berkumpul dan juga perjalanan ke daerah berisiko di luar negeri. Pemberian vaksin sebaiknya dilakukan sekali dalam setahun agar efektif melindungi tubuh dari penyakit influenza. (est)