Megawati: Peta Politik 2024 Akan Diisi Generasi Muda

3
Foto: yoga agusta

Sironline.id, Jakarta РKetua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengatakan skala politik di tahun 2024. Menurutnya, peta politik empat tahun ke depan akan banyak diwarnai kaum milenial anak muda. Seperti diketahui tahun 2024, Indonesia akan kembali merayakan pesta demokrasi pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Yang menarik, kompetisi tidak akan ada petahana yang maju.

“Ini saya titip pesan. Nanti, ini kan ada hal yang sangat berubah di perpolitikan Indonesia ini. Satu, 2024 akan terjadi regenerasi. Yang mesti maju itu, yang didorong itu anak-anak muda. 2024, saya berkehendak, semuanya itu anak-anak muda yang maju. Sudah, cukuplah. Jangan pula mencari-cari tempat,” kata Megawati saat¬†berorasi di depan para bakal calon kepala dan wakil kepala daerah yang diusung PDIP dalam Pilkada 2020 di kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (19/02/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, meski akan di didominasi anak muda, namun Presiden RI kelima ini meminta jangan ada seseorang yang memaksakan anaknya untuk maju di 2024. “Tapi berhentilah, kalau kalian punya anak, anaknya itu enggak bisa. Jangan dipaksa-paksa. Kayak enggak ada orang. Kader itu ya anak kalian juga, gimana ya?. Kalau enggak anakne, kalau enggak istrine, kalau enggak ponakane,” tutur Megawati.

Ia pun menyadari bahwa dirinya akan ada yang mengaitkan dengan sosok Puan Maharani, putrinya sendiri. Namun, menurut Mega hal itu bisa dibuktikan dengan kemampuan Puan sendiri.

“Nanti pasti ada yang bilang, loh Ibu kan juga. Tapi kan saya membuktikan. Saya enggak pernah (memaksa). Saya hanya, anak saya kamu jadilah sesuai dengan apa yang kamu jalankan. Ada orang yang ngomong Mbak Puan jadi Ketua DPR, itu saya yang angkat-angkat. Mana mungkin. Memang suaranya (di Pileg) gede. Enggak ada yang bisa nahan,” ungkap Megawati.

Tak hanya itu, Megawati juga menyindir pihak-pihak yang menyebut bahwa PDIP hanya kumpulan keluarga.

“Gimana sih, padahal kader-kader itu anak-anak kalian yang harusnya kalian lihat. Kamu benar-benar loh ya kerja, nanti kamu saya jadikan sekretaris kek, apa kek. Kan begitu. Sehingga partainya yang berkembang, jangan menjadi kelompok-kelompok keluarga,” tutur Megawati. D. Ramdani