Prabowo: Saya Optimis 5 Tahun Lagi kita Akan Mandiri

7

Sironline.id, Jakarta – Mendapat tugas untuk meningkatkan peran industri pertahanan dan keamanan dalam negeri dalam hal pengadaan alutsista, Menteri Pertahanan dan Keamanan Prabowo Subianto bersama Wakilnya Wahyu Sakti Trenggono mengundang pelaku industri alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) dalam negeri yang berada di bawah Perkumpulan Industri Alpalhankam Sawasta Nasional (Pinhantanas). Sebanyak 25 industri alpalhankam swasta dalam negeri memamerkan alutsista karya anak bangsa di lapangan Kementrian Pertahanan dan keamanan, Selasa (03/12/2019).

Setelah membuka pameran, Prabowo mengunjungi satu demi satu industri-industri alpalhankam dan berbincang ramah dan sesekali mencoba alat Alutsista yang dipamerkan. “Saya bangga dengan kemampuan mereka. Sangat membanggakan. Kita sudah punya kemampuan-kemampuan yang sangat bagus,” paparnya.

Pameran yang diikuti tak kurang dari 24 industri alplhankam swasta dalam negeri ini tentu mempercepat Menhan dan wakilnya guna meningkatkan peran industri pertahanan dan keamanan dalam negeri swasta. “Alahamduluillah kemampuan kita sangat baik dan maju. Saya optimis 5 tahun lagi kita akan mandiri, berdiri diatas kaki sendiri. Saya bangga kita punya kemampuan itu sekarang,” tegas Prabowo yang damping Trenggono.

Diundangnya industri alat peralatan pertahanan dan keamanan swasta dalam negeri bertujuan untuk dapat diselaraskan dengan industri pertahanan dan keamanan Badan Usaha Milik Nagera (BUMN). “Bagi saya peran industri ini baik BUMN maupun BUMS (Badan Usaha Milik Swasta) bisa disinergikan sehingga menjadi kekuatan yang menunjang pertahanan dan ketahanan NKRI,” papar Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Pada kesempatan itu pula Pria yang kerap disapa 08 ini mengatakan jika anggaran pertahanan dan keamanan Indonesia terbilang paling kecil jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Menurutnya anggaran tersebut tak sampai 1% dari produk domestic Bruto (GDP). ”Sekitar 0,8%, tetangga kita ada yang 2%, 3%. Ini yang sedang saya perjuangkan supaya anggaran kita bisa ditingkatkan untuk mejamin kedualatan kita, menjaga wilayah kita, mengamankan kekayaan kita supaya tidak dicuri bangsa lain,” tutupnya.

Beberapa alat pertahanan yang dikunjungi Prabowo seperti Missile Target Drone Jalak, Rudal Petir, Large Target Drone dan beberapa Kendaraan Dapur Lapangan atau Randurlap. Selain Prabowo dan Trenggono, dalam pameran tersebut hadir pula Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI AL Siwi Sukma Adji, dan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Wakasau) Marsekal Madya TNI AU Fahru Zaini. Selain pejabat Kemhan dan TNI, hadir meninjau pameran tersebut, Ketua dan beberapa Anggota Komisi I DPR RI, beberapa pejabat Polri serta instansi terkait lainnya. Selain itu, hadir pula para Atase Pertahanan dari negara sahabat.

Pameran Pinhantanas yang diikuti sebanyak 24 perusahaan Indhan swasta dalam negeri tersebut mengangkat tema “Tekad Industri Pertahanan Dalam Negeri Mendukung Pembangunan Kekuatan Pertahanan dan Keamanan Indonesia“. Untuk 24 perusahaan tersebut meliputi CV. Indo Pulley Perkasa, PT Elmas Viana Djaja, PT Sari Bahari, PT Merpati Wahana Raya, PT Burangkeng Maju Teknik, PT Prasandha Dumayasa, PT Bhimasena Global Teknologi Industri, PT Bangkit Nata Mandiri Sejahtera, PT Graha Fatta, PT Shipyard, PT Jala Berkat Nusantara Perkasa, PT Ridho Agung Mitra Abadi. Selanjutnya, PT Karya Tugas Anda, PT Hariff Daya Tunggal Engineering, PT Komodo Armament Nusantara, PT Samudera Wiwaca Kusuma, PT Batamec, PT Kadomas Aviasindo, CV Maju Mapan, PT Karimun Anugerah Sejati, PT Caputra Mitra Sejati, PT langit Biru Parasut, PT Daya Radar Utama dan PT Bandar Abadi. D. Ramdani